IBADAH
MINGGU KANTATE
(ENDEHON HAMU MA DI JAHOWA ENDE NA IMBARU)
HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN
DISTRIK
XVII INDONESIA BAGIAN TIMUR
RESSORT
PALANGKARAYA - KALTENG
Thema:
“MENYANYIKAN KESELAMATAN DARI TUHAN/
MANGENDEHON HALUAON NA SIAN TUHAN I”
Minggu, 10 Mei 2020
01. Persiapan Ibadah
02. Bernyanyi KJ, No. 3 : 1, 4 “Kami Puji
dengan Riang”
Kami
puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
Bagai
bunga t'rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan
derita, kebimbangan, t'lah lenyap.
Sumber suka yang
abadi, b'ri sinarMu menyerap (Jemaat Berdiri)
Mari kita pun memuji dengan suara
menggegap,
menyanyikan kuasa kasih yang teguh
serta tetap.
Kita maju dan bernyanyi, jaya walau
diserang,
03. Votum – Introitus – Doa
L : Di
dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus,
yang menciptakan langit dan bumi.
J : Amin!
L :
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan
perbuatan-perbuatan yang ajaib. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang
daripadaNya, telah menyatakan keadilanNya di depan mata bangsa-bangsa.
Keselamatan telah dikerjakan kepadaNya oleh tangan kananNya, oleh lenganNya
yang kudus. Haleluya!
J : (Menyanyikan): Haleluya…Haleluya…Haleluya…!
L : Marilah
kita berdoa:
Ya Yesus Kristus! Engkau adalah
Sinar Terang Kebenaran yang menerangi seluruh umat manusia di bumi ini.
Hadapkanlah wajahMu kepada kami dan sucikanlah hati dan jiwa kami, supaya kami
mengenal jalan kehidupan. Bimbinglah kami supaya jangan tersesat dari jalan
yang benar itu, Yesus Kristus Tuhan kami.
L,J: Amin!
(Jemaat Duduk)
04. Bernyanyi KJ, No. 64: 1 “Bila Kulihat Bintang Gemerlapan”
Bila
kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar,
ya
Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang besar.
Maka
jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun
memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
05. Hukum Tuhan: VI dan Artinya
L : Dengarkanlah
Hukum Tuhan yang ditetapkan pada minggu ini yang tertulis dari Titah Keenam dan
maksudnya!
Jangan Engkau Membunuh!
Maksudnya adalah: Kita harus takut serta kasih kepada
Allah, sebab itu jangan kita mengancam kehidupan tetangga kita (sesama) maupun
mendatangkan bahaya kepadanya, melainkan kita harus bersahabat dan membantu
kebutuhan hidup mereka.
Demikianlah Hukum Tuhan.
Marilah kita memohon kekuatan dari Tuhan Allah untuk melakukan yang sesuai
dengan hukumNya.
J : Ya
Tuhan Allah, kuatkanlah kami untuk melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin.
06.
Bernyanyi KJ, No. 29 : 1-2 “Di Muka Tuhan Yesus”
Di muka Tuhan
Yesus betapa hina diriku.
Kubawa dosa-dosaku di muka Tuhan
Yesus. (Jemaat Berdiri)
Di muka Tuhan Yesus tersungkur
kar'na dosaku, kubuka kerinduanku di muka Tuhan Yesus.
07. Pengakuan Dosa – Janji Tuhan Tentang Pengampunan Dosa
L : Marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan
untuk mengaku segala dosa–dosa kita. Kita
berdoa!
Ya Tuhan Allah
Bapa kami yang Mahakuasa dan Pengasih. Engkau tidak berkenan kepada kematian
orang fasik, melainkan Tuhan berkenan kepada pertobatan orang fasik dari
kelakuannya ke jalan yang benar, supaya ia hidup. Oleh sebab itu kami memohon
kepadaMu jauhkanlah kami dari segala murka dan hukumMu. Ampunilah dosa dan
kejahatan kami, agar kami beroleh hidup di dalam kasihMu. Karuniakanlah kami
kekuatan, agar kami tetap kuat dan kokoh di dalam AnakMu Yesus Kristus Tuhan
kami. Amin.
Marilah
kita mendengarkan janji Tuhan tentang
pengampunan dosa kita:
Karena begitu
besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang
Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan
beroleh hidup yang kekal! Kemuliaan bagi Allah
di tempat yang Mahatinggi!
J : Amin. (Jemaat Duduk)
08. Bernyanyi KJ, No. 415: 1 “Gembala Baik Bersuling Nan Merdu”
Gembala
baik, bersuling nan merdu, membimbing
aku pada air tenang dan membaringkan aku
berteduh di padang rumput hijau
berkenan.
O, Gembalaku itu
Tuhanku, membuat aku tent'ram hening.
Mengalir dalam
sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.
09. Epistel: Ulangan 31 : 14 – 22
L :
Marilah kita mendengar Firman Tuhan yang ditetapkan untuk hari Minggu ini yang tertulis
di Ulangan 31: 14 – 22. Beginilah
Firman Tuhan: Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya sudah
dekat waktunya bahwa engkau akan mati; maka panggillah Yosua dan berdirilah
bersama-sama dengan dia dalam Kemah Pertemuan, supaya Aku memberi perintah
kepadanya." Lalu pergilah Musa dan Yosua berdiri dalam Kemah Pertemuan.
J
: Dan TUHAN menampakkan diri di kemah itu dalam tiang awan, dan tiang awan itu
berdiri pada pintu kemah.
L :
TUHAN berfirman kepada Musa: "Ketahuilah, engkau akan mendapat perhentian
bersama-sama dengan nenek moyangmu dan bangsa ini akan bangkit dan berzinah
dengan mengikuti allah asing yang ada di negeri, ke mana mereka akan masuk;
mereka akan meninggalkan Aku dan mengingkari perjanjian-Ku yang Kuikat dengan
mereka.
J :
Pada waktu itu murka-Ku akan bernyala-nyala terhadap mereka,
Aku
akan meninggalkan mereka dan menyembunyikan wajahKu terhadap mereka, sehingga
mereka termakan habis dan banyak kali ditimpa malapetaka serta kesusahan. Maka
pada waktu itu mereka akan berkata: Bukankah malapetaka itu menimpa kita, oleh
sebab Allah kita tidak ada di tengah-tengah kita?
L :
Tetapi Aku akan menyembunyikan wajah-Ku sama sekali pada waktu itu, karena
segala kejahatan yang telah dilakukan mereka: yakni mereka telah berpaling kepada
allah lain.
J :
Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel,
letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini menjadi saksi bagi-Ku
terhadap orang Israel.
L :
Sebab Aku akan membawa mereka ke tanah yang Kujanjikan dengan sumpah kepada
nenek moyang mereka, yakni tanah yang berlimpah-limpah susu dan madunya; mereka
akan makan dan kenyang dan menjadi gemuk, tetapi mereka akan berpaling kepada
allah lain dan beribadah kepadanya. Aku ini akan dinista mereka dan perjanjian-Ku
akan diingkari mereka.
J :
Maka apabila banyak kali mereka ditimpa malapetaka serta kesusahan, maka
nyanyian ini akan menjadi kesaksian terhadap mereka, sebab nyanyian ini akan
tetap melekat pada bibir keturunan mereka. Sebab Aku tahu niat yang dikandung
mereka pada hari ini, sebelum Aku membawa mereka ke negeri yang Kujanjikan
dengan sumpah kepada mereka."
L
: Maka Musa menuliskan nyanyian ini dan mengajarkannya kepada orang Israel.
Demikianlah
pembacaan firman Tuhan. Berbahagialah orang yang
mendengarkan firman Tuhan serta memeliharanya di dalam hatinya.
L,J: Amin!
10. Bernyanyi KJ. No. 370: 1 Ku Mau Berjalan dengan Jurus’lamatku
Ku mau berjalan dengan
Jurus'lamatku di lembah berbunga dan berair sejuk. Ya, ke mana juga aku mau
mengikutNya.
Sampai aku tiba di neg'ri
baka. (Jemaat Berdiri)
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus;
'ku tetap mendengar dan
mengikutNya.
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ya,
ke mana Juga 'ku mengikutNya!
11. Pengakuan Iman Rasuli
L :
Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana
teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersamasama mengucapkannya:
J : Aku percaya kepada Allah, Bapa yang
Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
Aku percaya kepada Yesus Kristus, AnakNya yang tunggal, Tuhan kita. Yang
dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita
sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan
dikuburkan, yang turun ke dalam kerajaan maut. Pada hari yang ketiga, bangkit
pula dari antara orang mati. Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa
yang Mahakuasa. Dari sana akan datang kelak, untuk menghakimi orang yang hidup
dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh
Kudus, dan adanya satu gereja yang kudus, persekutuan orang kudus; Pengampunan dosa;
Kebangkitan
daging; dan hidup yang kekal. Amin! (Jemaat Duduk)
12. Bernyanyi KJ, No. 388: 1 “S’lamat di Tangan Yesus”
S'lamat
di tangan Yesus, aman pelukanNya; dalam
teduh kasihNya aku bahagia. Lagu merdu malaikat olehku terdengar dari neg'ri mulia: damai sejahtera.
S'lamat di tangan
Yesus, aman pelukanNya; Dalam teduh
kasihNya aku bahagia.
13. Kotbah: Wahyu 12: 10 – 12
14. Bernyanyi NKB, No. 427: 1- 2 “Ku Suka
Menuturkan”
~~~Persembahan~~~
v Ku
suka menuturkan cerita mulia, cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya. 'Ku suka
menuturkan cerita yang benar, penawar hati rindu, pelipur terbesar.
'Ku suka
menuturkan, 'ku suka memasyurkan cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
(Jemaat
Berdiri)
v 'Ku
suka menuturkan cerita mulia yang sungguh melebihi impian dunia. 'Ku suka
menuturkan semua padamu, sebab cerita itu membawa s'lamatku.
'Ku suka
menuturkan, 'ku suka memasyurkan cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
15. Doa Persembahan – Doa Bapa Kami – Berkat
L : Marilah kita berdoa untuk menyerahkan persembahan
kita kepada Tuhan:
Ya Allah, Bapa kami yang di surga.
Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam
kehidupan kami masing-masing. Sebahagian daripada karunia itu, kami serahkan
kembali sebagai persembahan kepada Tuhan.
Terimalah dan berkatilah
persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan
pelayanan Kerajaan Tuhan di dunia ini. Bukalah hati kami untuk mengenal betapa
banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dari Tuhan, supaya kami senantiasa
bersyukur kepadaMu di dalam Nama Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.
J : (dinyanyikan):
Tuhan karuniaMu,
roh dan jiwaku semua.
Nyawa juga hidupku, harta milikku
semua.
Kuserahkan padaMu, untuk
s’lama-lamanya.
L : Bapa kami
yang di surga, dikuduskanlah namaMu, datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu
di bumi seperti di surga.
Berikanlah kami pada hari ini
makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti
kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah
membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat.
J : (dinyanyikan):
Karena Engkau
Empunya Kerajaan dan Kekuasaan dan Kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.
L : Tuhan
memberkati engkau (kita) dan melindungi
engkau (kita). Tuhan menyinari engkau
(kita) dengan wajahNya dan memberi
engkau (kita) kasih karunia. Tuhan
menghadapkan wajahNya kepadamu (kita) dan
memberi engkau (kita) damai
sejahtera.
J : (dinyanyikan): Amin…Amin…Amin…!
(Jemaat
Duduk)
Catatan:
01. Tertib
acara ini dapat disesuaikan dengan kebutuhannya.
02. Bagian
terakhir: Berkat. Jika Pendeta memakai kata “Engkau”, jika Guru Huria, Bibelbvrouw, Diakones, Sintua dan Jemaat
memakai kata “kita”.


No comments:
Post a Comment